Sabtu, 26 Februari 2011

Patriotisme dalam Islam

Asslamu'alaikum wr.wb.


Pasti kalian udah pada tahu apa itu patriot? Kalau teman-teman semua suka pelajaran sejarah pasti kalian tahu apa itu patriot? Lalu patriot dalam islam itu seperti apa? Nah di bawah ini ada penjelasannya dan bagi yang mau download linknya ada. PDF or Word

Agama Islam adalah agama yang kaffah di mana dalam ajaran-ajarannya bukan hanya mengajarkan akan ritual ibadah vertikal akan tetapi juga mengajarkan tentang ibadah horizontal. Dan, bahkan dalam beberapa riwayat sering dijelaskan bahwa ibadah horizontal ini sama atau bahkan lebih tinggi kedudukannya daripada ibadah vertikal. Hal ini jelas mengindikasikan bahwa agama Islam adalah agama yang mengajarkan kepada umatnya untuk peduli kepada sesama atau bisa dikatakan bahwa agama Islam adalah agama sosial yang mengutamakan kepentingan orang lain.
Salah satu ajaran Islam tentang itu adalah tentang sifat patriotisme yang kalau kita artikan bermakna cinta atau pembela tanah air. Akan tetapi, dalam konteks kali ini, saya tidak akan membahas tentang ruang lingkup wilayah patriotisme dalam makna seperti itu namun dalam ruang lingkup yang berbeda. Lalu apa?
Sifat patriotisme sebenarnya bukan hanya bisa diterapkan dalam membela tanah air, akan tetapi dalam segala aspek kehidupan. Mengapa? Untuk mengetahui hal ini, kita harus kembali ke akar dari kata patriotisme itu sendiri, yaitu patriot. Bahkan sifat ini bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari kita sebagai santri. Bagaimana? Untuk menjawab hal itu, eloknya kita lihat firman Allah dalam al Qur’an yang berbunyi:

Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Q.S al Mujadillah : 11)
Dari ayat di atas, sangat jelas Allah telah memberi sebuah janji bahwa Dia akan mengangkat seseorang yang mempunyai ilmu lebih tinggi dari pada orang lain derajatnya. Lalu dimanakah terselip kata patriotisme itu? Kata patriotisme itu terselip dalam kata Alladzina amanu mingkumyang bermakna orang-orang yang beriman di antara kamu. Untuk memperjelas hal itu, kita kutip sebuah hadist yang berbunyi:
حُبُّ الْوَطَنِ مِنَ الإِيْمَانِ
Cinta tanah air adalah sebagian dari iman
Antara ayat al Qur’an dan hadist di atas terdapat sebuah akar persamaan yakni iman. Dari kata iman itulah sebenarnya akar kata patriotisme itu. Mengapa? Seseorang yang benar-benar beriman sudah tentu dalam dirinya timbul rasa cinta tanah air sedangkan seseorang yang cinta tanah air belum tentu akan timbul keimanan. Di sinilah akar permasalahannya, yakni tentang keimanan.
Jadi, patriotisme dalam Islam bukan saja tentang membela dan berjuang lalu mati demi negaranya, akan tetapi patriotisme dalam Islam adalah segala sesuatu atau apapun yang didasarkan pada adanya iman dalam dirinya kepada Allah. Sedangkan iman itu sendiri, tidak akan ada pada diri seorang Muslim yang hanya percaya adanya Allah saja tetapi tidak mempercayai atau bahkan mendustai apa-apa yang diturunkannya. So, sebagai seorang santri, sifat patriotis itu sebenarnya harus dipupuk dari awal, sejak sekarang dengan menambah ketebalan kapasitas iman kita.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar